Sehari Bersama Johan Wahjudi

Sehari Bersama Johan Wahjudi

Menjadi juara dan berprestasi adalah mimpi semua atlet Indonesia, termasuk cabang olahraga bulu tangkis. Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga Indonesia yang digadang-gadangkan di kancah nasional hingga internasional. Tak heran bila peminat cabang olahraga ini cukup tinggi, mulai dari usia anak-anak hingga usia dewasa.

Di hari terakhir kejuaraan bulu tangkis “PMS HTC OPEN 2016”, Johan Wahjudi hadir untuk menanamkan motivasi dan semangat pada diri atlet-atlet muda yang bertanding di kerjuaraan tersebut. Coaching clinic dilaksanakan pada 28 Mei 2016 yang bertempat di lapangan bulu tangkis lantai 3 HTC.

Atlet kelahiran 10 Februari 1953 ini berpesan kepada atlet-atlet muda bahwa untuk menjadi juara bukanlah hal yang mudah. Perlu proses yang panjang untuk menjadi atlet yang profesional.  Selain latihan yang panjang dan keras, perlu kepercayaan diri dan semangat pada diri atlet untuk menjadi seorang juara.

Dalam coaching clinic ini Johan juga menceritakan awal kisahnya bertemu dengan bulu tangkis. Para peserta mendengarkan dengan seksama awal kisahnya hingga ia menjadi juara ganda putra All England tahun 1974, 1975, 1977, 1978, 1979 dan 1980 bersama pasangan gandanya Tjun Tjun.

Di akhir coaching clinic Johan Wahjudi memberikan games berhadiah kepada peserta yang hadir. Siapa yang bisa menjawab pertanyaan maka akan dapat hadiah berupa voucher.

Seusai acara tersebut, dilanjutkan dengan pertandingan final “PMS HTC OPEN 2016” yang diselenggarakan oleh Hartono Trade Centre (HTC) Solo Baru dengan Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS).



RELATED POSTS


LEAVE A COMMENT