HTC_-_ilustrasi_artikel-februari-Omah_Sinten,_Resto_Bernuansa_Unik_dan_Klasik_Khas_Jawa_di_Tengah_Kota

Omah Sinten, Resto Bernuansa Unik dan Klasik Khas Jawa di Tengah Kota

Namanya sangat unik, Omah Sinten yang dalam bahasa Indonesia mengandung arti rumah siapa. Destinasi wisata kuliner ini terletak di depan Pura Mangkunegaran, atau tepatnya di Jl, Diponegoro 34-54, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Sahabat HTC Solo Baru tidak akan kesulitan mengakses karena lokasinya berada di tengah kota.

Omah Sinten hadir sebagai tempat makan yang arsitektur bangunan dan interiornya sangat menonjolkan nuansa klasik khas Jawa. Sehingga tidak mengherankan apabila banyak yang merekomendasikan. Apalagi selain berhadapan langsung dengan istana Mangkunegaran, hanya berjarak beberapa puluh meter saja dari pusat belanja barang lawas, Pasar Triwindu.

Menu Pilihan

Buka setiap hari dari jam 07:00 hingga 22:33 WIB, Omah Sinten menawarkan aneka hidangan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Di sini sahabat HTC Solo Baru dapat mencicipi beragam santapan tradisional yang sebagian diantaranya sudah tergolong langka dan jarang ditemukan di tempat lain.

Salah satunya adalah sego atau nasi golong yang konon merupakan menu yang sangat disenangi oleh Mangkunegara I atau Pangeran Sambernyawa. Dalam setiap porsinya terdapat nasi berbentuk bulat , urapan sayuran, tahu dan tempe, telur rebus, dan ayam goreng.

Beberapa menu lain seperti garang asem bumbung, sate pentul, dan sop buntut pantas pula dinikmati karena memiliki citarasa sangat istimewa. Namun sebelum menyatap semua hidangan tersebut, mungkin ada sahabat HTC Solo Baru yang merasa bingung dan heran, kenapa sebagian santapan tersebut merupakan sajian khas Mangkunegaran.

Jawabannya adalah, karena beberapa koki atau tukang masak di Omah Sinten pernah belajar membuat masakan dari para abdi dalem Pura Mangkunegaran. Maka sangatlah wajar jika resto tersebut menyediakan sejumlah menu yang pada zaman dulu digemari oleh raja-raja dan bangsawan Mangkunegaran.

Namun lebih dari itu, di rumah makan ini Sahabat HTC Solo Baru tetap bisa memilih sajian unik lain yang tidak kalah nikmat dan lezat. Mulai dari tahu gegado, gado-gado banjoer, iga penyet, tengkleng kakap, singkong kompeni, ayam goreng sare, lumpia, dan masih banyak lagi. Semua mampu menghadirkan kelezatan sempurna bagi para penikmatnya.

Termasuk minumannya, sebagian ada yang berbentuk herbal dari bahan-bahan alami seperti wedang jahe, sereh, serbat, beras kencur, tape dan sebagainya. Namun apabila merasa kurang cocok, ada beberapa alternatif lain seperti aneka jus buah, kopi, coklat, teh, hingga moctail & squash.

Lanjut pada urusan harga, meski setiap menunya selalu dihidangkan dengan tampilan dan penataan mewah ala bangsawan, namun tidak akan membuat boros. Setiap jenis masakan hanya berada dalam kisaran antara Rp15.000 sampai Rp55.000 dan Rp7.500 sampai Rp18.000 untuk minumannya.

Jadi tidak ada ruginya bagi sahabat HTC Solo baru untuk bertandang ke Omah Sinten. Apalagi ruangnya sangat cocok untuk menggelar acara santap makan bersama teman dekat atau keluarga.